, ,

Lima Alumni SMKN 1 Tasikmalaya Berhasil Kembangkan Karier di Perusahaan Kagetsudou Jepang

Sukses Berangkat ke Jepang! Kisah Inspiratif 5 Alumni SMKN 1 Tasikmalaya yang Raih Mimpi di Negeri Sakura

Tasikmalaya- Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh SMKN 1 Tasikmalaya. Lima orang Alumni berhasil mewujudkan impian untuk mengembangkan karier di Jepang, berkat kelulusan mereka dari Program Kelas Internasional Penguatan Bahasa Jepang. Kelima siswa tersebut telah resmi diterima bekerja di perusahaan Kagetsudou, sebuah perusahaan terkemuka di Jepang yang bergerak di bidang pengolahan makanan.

Lima Alumni SMKN 1 Tasikmalaya Berhasil Kembangkan Karier di Perusahaan Kagetsudou Jepang
Lima Alumni SMKN 1 Tasikmalaya Berhasil Kembangkan Karier di Perusahaan Kagetsudou Jepang

Baca Juga : Belakangan Viral, Satpam Lansia di Depok Dianiaya Gegara Portal Ditutup

Keberangkatan mereka yang ditargetkan pada Rabu, 10 September 2025, menjadi bukti nyata kesuksesan program unggulan sekolah yang dirancang khusus untuk menciptakan lulusan berdaya saing global.

Siapa Para Pejuang yang Berhasil Meraih Mimpi Ini?

Kelima alumni tersebut adalah bukti bahwa kesempatan ke Jepang terbuka untuk semua jurusan. Mereka adalah:

  1. Rizal Cahayana Maolid (Jurusan Desain Komunikasi Visual)

  2. Jerry Mochammad Mubdin Suzazi (Jurusan Akuntansi)

  3. Hilmi Fauzi Hidayatulloh (Jurusan Perhotelan)

  4. Fransisca Asnopi (Jurusan Akuntansi)

  5. Lusi Fauziah (Jurusan Bisnis Digital)

Perjalanan dan Persiapan Menuju Keberangkatan

Dalam pernyataannya, Lusi Fauziah mengungkapkan bahwa semua persiapan administratif telah diselesaikan dengan baik. “Mulai dari persiapan bahasa, dokumen untuk passport, visa, asuransi, dan dokumen lainnya (dokumken) sudah selesai. Sekarang tinggal mempersiapkan mental dan keberanian untuk bekerja dan tinggal di sana,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Jerry Mochammad Mubdin Suzazi membagikan kunci sukses mereka yang patut diteladani. Menurutnya, fokus dalam belajar dan kesungguhan dalam menempuh setiap ujian adalah kunci utama.

“Alhamdulillah, seluruh proses pembelajaran kami dibiayai. Jadi semuanya gratis. Kita hanya perlu fokus belajar dan target lulus ujian. Bahkan, kami juga mendapatkan pendanaan dari perusahaan tempat kami akan bekerja untuk biaya pemberangkatan ke Jepang,” jelas Jerry. Hal ini meringankan beban finansial dan memungkinkan mereka untuk berkonsentrasi penuh pada tujuan.

Mekanisme Program: Jalan Panjang Menuju Jepang

Keberhasilan ini bukanlah proses instan. Yusnawan Lubis, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, memaparkan mekanisme ketat yang harus dilalui setiap siswa.

“Program ini bisa diikuti siswa mulai Kelas 11. Mereka harus menjalani penguatan bahasa Jepang intensif selama 360 jam, setara dengan hampir 6 bulan belajar. Setelah itu, mereka wajib lulus ujian kemampuan bahasa Jepang minimal level N4, mengikuti dan lulus tes Specified Skilled Worker (SSW), serta memenuhi syarat minimal berusia 18 tahun,” jelas Yusnawan secara rinci.

Yang membanggakan, angkatan kali ini memecahkan rekor sekolah. “Masa tunggu pemanggilan untuk berangkat bagi kelima alumni ini sangat cepat, hanya sekitar 4 bulan. Ini adalah rekor tercepat dalam sejarah SMKN 1 Tasikmalaya,” tambahnya dengan bangga.

Motivasi untuk Generasi Penerus

Menyambut kesuksesan ini, sekolah terus mendorong siswa lainnya untuk mengikuti jejak para senior. Dede Mulyana, S.Sos., Wakil Kepala Sekolah bidang Humas sekaligus Penanggung Jawab Program Persiapan Magang Luar Negeri, menekankan empat pilar penting untuk meraih kesuksesan serupa.

Pihak sekolah, pada prinsipnya, siap menjadi jembatan terbaik untuk menghubungkan para siswa dengan peluang karier di luar negeri, pungkas Dede.

Keberhasilan program ini tidak akan berhenti di sini. SMKN 1 Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan dan mengembangkan program Kelas Internasional Penguatan Bahasa Jepang dan Kelas Industri Tokyo Biso, karena program ini telah menjadi bagian dari blueprint (cetak biru) sekolah.

SMKN 1 Tasikmalaya Terus Perlebar Jalan Menuju Jepang, Ini Strategi Selanjutnya!

Kesuksesan lima alumni yang berangkat ke Jepang bukanlah titik akhir, melainkan sebuah awal yang baru. Sekarang, SMKN 1 Tasikmalaya semakin gencar membuka peluang yang lebih luas bagi siswa-siswa berikutnya.

Pertama, sekolah akan memperluas jaringan kemitraan dengan lebih banyak perusahaan di Jepang. Tidak hanya terpaku pada satu sektor, mereka membuka peluang di bidang teknologi, desain, dan hospitality. Kedua, program bahasa Jepang akan jadi lebih intensif. Materi pembelajaran tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada percakapan praktis dan pemahaman budaya kerja di Jepang.

Selain itu, sekolah menyiapkan program pendampingan khusus. Dalam program ini, alumni yang sudah sukses bekerja di Jepang akan menjadi mentor untuk adik kelasnya. Mereka akan berbagi pengalaman langsung, tips menghadapi interview, hingga cara beradaptasi dengan kehidupan di sana. Sebagai hasilnya, siswa tidak hanya mendapat teori tetapi juga insight praktis dari para pelaku.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga meningkatkan fasilitas pendukung. Mereka melengkapi perpustakaan dengan buku-buku berbahasa Jepang terbaru dan software pembelajaran bahasa.

Pada akhirnya, semua upaya ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing secara global. SMKN 1 Tasikmalaya berkomitmen untuk terus menjadi penghubung terpercaya antara bakat lokal dan peluang internasional.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.